Empat Dampak Negatif Menunggui si Kecil Sekolah

January17

Bismillah,…

Sudah baca tulisan ini bunda ? Bunda di rumah aja ya,..kakak sekolah dulu. Dibaca dulu ya Bun. Supaya bunda dan ayah tidak salah paham dengan dampak negatif menunggui anak ketika sekolah (Tk). Dampak negatif tersebut tidak hanya terasa pada si kecil lo bunda, tapi berdampak pada diri bunda juga,…hayo,..mau siapa dulu nih yang dibahas ? kakak atau bunda ? barengan aja ya J

Perasaan senang dan bangga dapat mengikuti secara langsung perkembangan kakak di sekolah adalah hal wajar. Kesempatan ini jarang didapat oleh bunda yang bekerja atau berkarier.  Apalagi jika kakak termasuk anak berprestasi di sana. Yuk, diingat lagi, tujuan bunda memasukkan kakak ke sekolah untuk apa sih ? Read the rest of this entry »

posted under Pendidikan | No Comments »

Bunda, di rumah aja ya,…kakak sekolah dulu !

January16

Bunda,.. apa kabar ? masih ingat dengan lagu ini ?

AKU TIDAK USAH DI ANTAR LAGI

PERGI KE SEKOLAH BERANI SENDIRI

IBUKU DI RUMAH MENANAK NASI

AYAHKU BEKERJA TUNAIKAN BAKTI….

 

Benarkah bunda di rumah menanak nasi, ah sudah berubah sekarang mah. Punya anak, mengasuh dan mendidik bukanlah hal mudah. Iya kan bun ? Read the rest of this entry »

posted under Pendidikan | 2 Comments »

POLIGAMI VERSI SINETRON VS REALITA (Part I)

January15

Bismillah,…

Sejenak berpikir, nulis apa ya ? tiba-tiba ada pesan whatsApp yang dikirim oleh teman saya. “Bun,..lagi apa?”. “Lagi setrika baju Mom, apa kabar ? ada cerita ?” jawab saya. “hehe suamiku mau nikah lagi “. Jawabnya ringan.

Poligami,…ya poligami,…saya akan menulis tentang ini.

Perbincangan saya dengan teman yang luar biasa itu terus berlanjut. Teman saya begitu ikhlasnya menceritakan perasaan yang dialaminya saat ini. “Aku ndak ada beban apa-apa, aku baik-baik saja. Yang mau dinikahin sama suamiku, temanku sendiri. Orangnya baik dan insyaallah sholihah. Malah aku yang nawarin ke suami supaya nikahin dia. Kasian, keadaannya sedang down. Dia juga belum punya anak, nah anakku dah mau 3, masih kecil-kecil pula. Semoga saja mau  bareng-bareng ngerawat anak-anak sama aku. Tapi temenku itu masih menolak, sepertinya sih ga mau nyakitin aku Bun. Tapi aku ndak tersakiti Bun, aku bener-bener pengen bantu dia”. Itu lah yang dia utarakan. Saya menangis membaca pernyataannya. Ternyata ada perempuan dengan pemikiran seperti ini. Read the rest of this entry »

posted under Umum | 2 Comments »