Mengatasi Kantuk Ketika Belajar

Musuh terbesar dalam diri kita adalah malas. Apalagi jika disertai rasa kantuk. Jam terakhir untuk kelas IPA adalah matematika, kelas IPS adalah sosioogi, dan kelas bahasa adalah sastra. Pada jam terakhir siswa hanya memiliki kurang dari setengah persen semangat untuk belajar. Hal ini disebabkan oleh banyaknya aktifitas yang telah dilakukan. Ketika rasa kantuk datang coba beberapa tips berikut.

  • Belajar di luar kelas. Cara ini yang sering digunakan untuk menghilangkan rasa kantuk dan bosan ketika belajar pada jam terakhir.
  • Senam ringan. Senam ringan ini bisa dilakukan sambil berdiri. Untuk senam ini tidak ada cara khusus. Semua guru bisa membuat koreografi sediri. Misalnya senam jari, senam mulut, dll.
  • Berilah sedikit kebebasan kepada siswa. Misalnya boleh makan permen ketika belajar, boleh mendengarkan musik ketika menyalin catatan (tidak terlalu keras), dll.
  • Selingi dengan memberi motivasi kepada siswa asal porsinya tidak berlebihan.

Selamat mencoba :)

    15 thoughts on “Mengatasi Kantuk Ketika Belajar

    1. @Fitri
      sama2,….
      dulu pas di bangku SMA klo ngantuknya dah ga ketahan sih,..izin ke gurunya boleh ndak tidur,…tapi dengan syarat,…misalnya bawa LKS yang sudah terisi pebuh dengan jawaban (Cara suami saya hehe). cara ini jitu juga lho,…

      kalo saya pribadi mah,..bawa permen N*N*NA*O rasa rujak,…pas ngantuk berat,…masukin mulut deh,…ilang langsung.

      ato,…nitip pesen sama temen sebangku,..misale ntar aku ngantuk,..klitikin tiba2 ya,…hehe asal jangan lawan jenis aja,…selamat mencoba,…:P

    2. bagus juga masalah tips yang diberikan untuk mengatasi siswa supaya tidak ngantuk saat KBM berlangsung. tapi, saya tidak setuju dengan mendengarkan musik saat KBM. bisa saja siswa yang mendengarkam musik tidak memperhatikan Guru yang mengajar. Jangan bisakan siswa menyalin catatan. karena sekarang menggunakan KTSP bukan CBSA.

    3. menurut sya mengatasi ngantuk itu ngobrol atau dicubit temen pipinya, dan jgn lupa bawa permen.
      belajar itu gak harus dengan selalu memperhatikan gurunya hingga mata kita lelah untuk focus sehingga mengatuk atau kurangnya oksigen

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>