KELAS AKSELERASI MAN 2 MADIUN
Saya mengenal MAN 2 Madiun ketika melaksanakan PPL di sekolah tersebut. Banyak hal yang membuat saya kagum pada sekolah ini. Keseimbangan antara kegiatan belajar mengajar dengan kegiatan asah bakat sesuai minat siswa menjadi contoh mendidik yang luar biasa. Salah satunya kelas akselerasi yang ada di MAN 2 Madiun.
Pernah saya mendapat kesempatan untuk mengajar di kelas akselerasi MAN 2 Madiun. Pengalaman yang luar biasa. Cepat tanggap, kritis, dan selalu butuh jawaban yang logis untuk semua pertanyaan. Namun, dibalik semua kecakapan mereka. Ada sifat manja yang kadang-kadang keluar begitu saja dalam bentuk keluhan.
Anak Aksel begitu lazimnya mereka disebut, sering mengeluh jenuh dan capek. Ibarat berlari terlalu cepat katanya. Jadi ingat sebuah kejadian. Waktu itu, Anak reguler (non akselesasi) sedang mengadakan pensi (pentas seni) untuk pemilihan ketua Osis. Semua siswa bergabung di lapangan, kecuali anak aksel. Mereka tidak bisa turut serta karena harus menyelesaikan tes mapel Bahasa Indonesia.
kebetulan waktu itu saya menjaga ujian dengan Bu Okta. Dalam hati rasanya tidak tega, namun apa mau dikata hal itu sudah menjadi tugas dan kewajiban mereka. Segala keluhan dilontarkan. Salah satunya seperti ini, “Bu,…ujiannya minggu depan aja Bu, sekarang pensi dulu Bu,…nanti nek ujian dulu pensinya keburu bubar Bu”.
Bagaimana dengan kalian? jika mendapatkan anugerah berupa kecerdasan super dari Tuhan kita yang Esa, Mau jadi anak aksel?
salam kenal juga,…semoga semuanya selalu ingat bahwa menjadi guru itu tidak mudah tapi...