Lara Asih Mulya

7 Pertanyaan yang Harus Terjawab Sebelum Membeli atau Mengontrak Rumah.

November17

“Rumahku adalah surgaku”. Tentu hal ini menjadi dambaan kita semua. Rumah menjadi tempat yang nyaman untuk melepas penat setelah seharian bekerja. Jika penghuni sebuah rumah lebih senang berada di luar rumah meskipun tidak ada kerjaan, berarti ada yang salah.

Pasangan yang baru menikah, biasanya mendambakan kehidupan yang mandiri. Syarat utama adalah keluar dari rumah “Duo M” mama dan mertua hihi. Sebagian pasangan yang memiliki cukup uang memutuskan utuk langsung membeli rumah. Banyak teman saya yang memilih tidak melangsungkan pesta pernikahan, dan uangnya untuk itu dibelikan rumah saja. Mending gitu ya 🙂 investasi masa depan.

"Rumah yang keren itu, rumah yang bisa dipake liat matahari terbit Bun,..."

“Rumah yang keren itu, rumah yang bisa dipake liat matahari terbit Bun,…”

Sebagian lagi memutuskan utuk mengontrak saja. Beli atau kontrak yang penting huniannya nyaman, baik dari sisi rumahnya sendiri, penghuninya, dan lingkungannya. Ada beberapa hal yang harus ditanyakan dalam memilih hunian, terutama rumah kontrakan.

1. Harga per tahunnya berapa ? Banyak prperti yang ditinggalkan oleh pemiliknya, yang akhirnya di kontrakkan. Bahkan dijual. Harga tentu saja beragam. Mulai dari yang perbulan hingga setahunnya 60 juta juga ada. Ketika kita mendapati iklan rumah di kontrakan, sebaiknya langsung menemui pemilik rumah. Tanyakan rumahnya disewakan berapa rupiah per tahunnya. Langkah selanjutnya adalah, melihat secara langsung ke lokasi. Jika harga yang ditawarkan sesuai dengan kondisi rumah dan lingkungannya, bisa kita masukkan daftar. Sebaiknya, cari lebih dari satu info kontrakan, sebagai bahan pertimbangan.
2. Boleh kami ambil 1 tahun dulu ? Biasanya yang memiliki kontrakan, mengharuskan masa kontrak minimal 2 tahun. Sebaiknya, lakukan negosiasi, untuk mencoba 1 tahun saja dulu. Alasan yang paling dapat diterima adalah, “maaf pak, bu, kami cocok sekali dengan rumah nya. tapi sementara ini, uang kami cukup untuk mengontrak 1 tahun dulu”. Biasanya yang punya rumah akan mempertimbangkannya lagi. Dari pada rumahnya kosong tak terawat, OK deh setahun dulu.
3. kalau musim hujan Banjir tidak ? Pertanyaan ini akan selalu ditanyakan, karena masa kontraknya akan melewati 2 musim. Maka harus dipastikan, selama musim hujan tidak terjadi banjir.
4. Air nya bau ndak ya ? Rumah di perkotaan biasanya menggunakan air PDAM. Ada sebagian yang mengebor sendiri. Nah, terkadang airnya berbau. Meskipun tidak berwarna, air yang berbau biasanya ada rasanya. Dengan begitu kita bisa mencari solusinya.
5. Kondisi Toilet/WC nya bagaimana ? Tak jarang rumah yang sudah berumur, bermasalah dengan septictank. Jangan sampai, baru kontrak 3 bulan, kita harus memanggil petugas penyedot WC. Biayanya lumayan lho.
6. Lingkungan atau tetangganya bagaimana ? Kerukunan tetangga sangat penting peranannya. terlebih lagi kita sebagai warga baru sangat butuh bantuan mereka untuk beradaptasi. Supaya bisa lebih mudah dan lebih nyaman berada di lingkungan tersebut.
7. Atapnya ada yang bocor ? Kelihatannya sepele, apalagi kalau kita cari kontrakannya dalam musim kemarau. Setelah barang-barang tertata rapi, ternyata di musim hujan perabot kita basah semua kena tetesan dari atap. Pindah-pindah lagi dong, capek pasti.

Ketujuh pertanyaan ini bersifat umum, mungkin akan lebih nyaman jika langsung melihat lokasi dan pemilik rumah menemani secara langsung. Supaya lebih jelas dan pas dalam menentukan harga.

posted under Umum

Email will not be published

Website example

Your Comment: