Lara Asih Mulya

Ospek Siapa Takut !

September8

Musim Ospek, mengingatkan saya pada kejadian tujuh tahun lalu. Ketika saya masih dikatakan anak cupu, penakut, anak mami, dan lain sebagainya. Kalau Ospek belum usai maka sebutan kita sebagai lulusan putih abu-abu adalah Calon Mahasiswa atau MaBa. Sebagai MaBa segala hal akan terasa baru. Pengalaman baru, lingkungan baru, dan status baru.

Saya begitu penasaran kenapa kakak-kakak MaLa (Mahasiswa Lama) begitu “Over Acting”. Ada yang judes banget, sok kuasa, sok disiplin,dll. Bahkan ada juga MaLa yang saya sebut “Timer Berjalan”. Kemana-mana pasti liat tampang kucel yang suka bilang gini, “Semua MaBa cepat ke lapangan, saya hitung sampek sepuluh,..1…2…..3…”. Kalau telat pasti dihukum.Eits,…jangan salah ada juga lo kakak-kakak MaLa yang bisa bikin adem hati. hehehe biasanya kakak-kakak SKI (Rohis).

Rasa penasaran itu menuntun saya untuk bergabung dengan BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa). Dari sini saya tahu kenapa kakak-kakak MaLa begitu “Over Acting”. Alasannya adalah

  • Sebagai MaLa yang lebih segala-galanya, mereka tidak ingin kelihatan NOL di hadapan adek-adek MaBa.
  • Tujuannya tulus kok, pengen mendidik mental MaBa untuk jadi “Generasi Elang” dan meninggalkan “Generasi Bebek”.
  • Ingin mencari kader-kader baru yang bisa meneruskan kepemimpinan mereka.

Namun niat tulus MaLa ini terkadang tidak bisa diterima dengan tulus oleh MaBa. Akhirnya terciptalah dendam kesumat antar Mahasiswa. Sebenarnya, kalau siap jadi MaBa berarti harus siap dengan segala risikonya. Intinya, menghadapi Ospek itu kudu percaya sama diri sendiri >>> disiplin >>> berpikiran simpel.

  • Percaya Diri >>> sebagai makhluk Tuhan yang sempurna manusia diberikan akal dan kemampuan masing-masing. Sebanyak dan Serumit apapun tugas dan kegiatan Ospek jalani dengan percaya pada kemampuan diri sendiri.
  • Disiplin >>> kata yang satu ini Susah sih, tapi bisa. Disiplin waktu, sikap, dan perkataan.
  • Berpikir Simpel >>> Ospek dkk adalah masalah bagi setiap MaBa. So,…percaya diri dengan kedisiplinan bisa menghadapi segalanya selama Ospek. Dan, jangan pernah menimbulkan masalah baru hanya karena tidak berpikir simpel. Contoh, instruksi MaLa setiap MaBa harus memakai kaos warna kuning. JAngan pernah bertanya kuning apa Kak ? kuning jeruk ? kuning gading ? atauuuuuuu ? >>> ini yang namanya ndak berpikir simpel dan menimbulkan masalah diatas masalah.

Nah,…ini gambaran sederhana tentang Ospek. Buang jauh-jauh bahwa Ospek itu menakutkan ! Selamat jadi MAHASISWA 🙂

posted under Umum

Email will not be published

Website example

Your Comment: