Sebelumnya saya sudah menulis tentang Little Camel Islamic International School Mojokerto. Mulai dari nilai plus dan minusnya dan Model Seragamnya. Kali ini yang akan saya bahas adalah hasil pembelajaran di sekolah tersebut. Khususnya pada pembelajaran sholat. Dari awal saya dan suami berharap, kakak lebih menguasai materi keagamaannya. Bukan berarti yang lainnya tidak penting. Namun, pada kenyataannya mengajarkan anak tentang agama lebih susah dibandingkan yang lainnya. Contoh nyata, banyak murid saya, yang masuk dalam rangking 10 besar di sekolah. Menangis karena putus asa menghafal doa sholat. Terutama pada bacaan tahiyat akhir. Ketika saya tanya mengapa bisa demikian ? jawaban mereka semua sama, “saya ndak pernah sholat bu”.
Pengalaman ini memberikan pelajaran yang sangat berharga. ketika menjemput kakak, karena hanya sebatas gerbang sekolah. Untuk mengusir rasa jenuh dan panas, sesama wali member saling berbincang. Saya lebih suka menjadi pendengar, kalau ditanya ya baru jawab :). Banyak wali member yang mengeluhkan, kok anak saya belum bisa baca ya ? kok anak saya belum bisa berhitung ya ? kok anak saya nulisnya masih terbalik dll. Dalam hati, kenapa ndak ada yang bahas ini ya ? kok anak saya belum hafal doa sholat ya ?
Bukannya sok agamis, tapi bagi saya dan suami pendidikan agama jauh lebih penting :). Ini tahun ke-2 kakak bersekolah di Little Camel Mojokerto. Sebutan kerennya sih Kindy-B hihi, umumnya dalah kelas TK- Nol Besar. Haduh sebesar apa ya nol nya ^_^. Tahun pertama kami sanngat puas dengan hasil raport kakak. Walaupun dalam pembelajaran bahasa inggris kakak belum begitu menonjol. Mungkin karena kakak memang tidak tertarik dengan bahasa asing tersebut. Kecuali soundtrack nya Ryokendo hihi (itu tuh tokoh super hero yang paling ganteng katanya). Ah,..kami tak khawatir akan masalah ini, suatu saat ketika kakak butuh untuk bisa menggunakan bahasa asing, pasti kakak akan mempelajarinya.
kembali pada pelajaran sholat tadi ya. Awalnya saya tidak percaya, ketika pulang sekolah. kakak selalu bercerita, “bunda, aku tadi jadi imam.” Hal yang membuat saya tidak percaya adalah, ketika saya tanya kakak belajar apa hari ini sama Abi ? jawabnya pasti, “ndak tau, lupa”. ok, gpp. Ketika ada ksempatan saya tanyakan langsung kepada Abi di sekolah. Tenyata apa yang dikatakan kakak semua benar.
Dalam waktu 3 bulan kakak sudah bisa menghafal bacaan sholat. Yang paling mengejutkan, kakak juga hafal doa sholat dhuha. Aduuuuuh jadi malu sendiri. Bukan hanya itu, kakak bisa menghafal beberapa hadist, dan 77 asmaul husna. Subhanallah,…kalau kami sendiri yang mendidik dan mengajarkan itu semua. Jujur saja kami tidak mampu.
Entah metode apa yang Abi dan Umi ajarkan. kami pun tak dapat mengawasi proses pembelajarannya secara langsung, tapi kami mendapatkan hasil yang luar biasa. Menurut kami, salah besar kalau membayar mahal itu rugi, apalagi jenjang TK. Justru pondasi awal haruslah dibangun dengan sebaik-baiknya. Selama sesuai dengan mutu, uang bisa dicari lah bun :^_^ Insyaallah !!!.