Bubur Ayam Favorit di Mojokerto, cobain yuk ^_^

    Selamat pagiiiiii,…
    Bunda,..sudah punya menu sarapan buat keluarga pagi ini?
    pecel, nasi kuning, nasi rames, roti bakar, nasi pecel,..bosan ya ?

    Pengennya sarapan yang tetep bergizi, tidak terlalu bukin kenyang, tapi nyaman di perut. Heeeemmm apa ya ?
    Bubur ayam ok tuh,…dimana ya belinya ?

    Di mojokerto ada beberapa penjual bubur ayam. Beda pembeli beda selera pastinya. Dulu, bubur ayam yang bisa sembari lihat kereta api lewat menjadi favorit kelurga kami. Selain rasanya yang OK. Anak-anak pasti mau makan karena bisa sembari lihat kereta lewat.

    Entah kenapa,..cita rasanya berkurang. Akhirnya kami mencari lagi yang pas di lidah. Alhamdulillah ketemu deh,…Namanya bubur ayam favorit, yang jual namanya ibu Dhina. Pas kenalan kasih kartu nama juga lo hehe.

    IMG_0987

    Wangi daun salam dan serai nya kecium banget. Topingnya memang standart seperti bubur ayam pada umumnya. Ada kedelai goreng, roti, daun bawang, dan ayam suwir. Bisa nambah sate telur puyuh kalau pengen hehehe. Dan kerupuk kecil-kecil yang menambah kemeriahan makan kriuk kriuk kriuk ๐Ÿ˜€ Kuah kaldu (saya yang kasih nama hehe) dan sambal disajikan terpisah, kecap manis dan asin nya juga.

    IMG_0991

    Harganya cukup terjangkau, Rp.7000,00 per porsinya. Lokasi bubur favorit ini di jalan Surodinawan depan Masjid Al-Hikmah. Meskipun kaki lima, Bu Dhina cukup menjaga kebersihan kok :). Asal yang makan ndak gengsi aja duduk di pinggir jalan ๐Ÿ˜€

    IMG_0988

    Saya sih biasa beli pukul 06.00 pagi, dan sepertinya Bu Dhina sudah ready sebelum jam 06.00. Monggo yang lagi pengen bubur ayam,…boleh dicoba lo bubur yang satu ini. Rekomended !!!!!

    Berlangganan ke Blog via Email

    Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

    Bergabung dengan 150 pelanggan lain

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Eksplorasi konten lain dari Lara Asih Mulya, S.Pd.

    Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

    Lanjutkan membaca