Bismillah πΉ β€οΈ
Menulis ditemani lagu bikinan Nak sulung. Judul nya “Dearly”. Mau dengerin juga..? Klik aja di youtube music ” Kay, Dearly”. π Siapa tau bacanya lebih asik π
Sore ini, sedang menunggu kang pentol langganan lewat, tapi entah kenapa ndak lewat-lewat. Bingung ngapain lagi, cek buku draf, milih nulis ini aja. Mana tau jadi inspirasi biar besok pagi Good Mood π
Coba diingat, di hari apa bagi kita sebagai ibu ribuuut banget. Super ribut, super gedebag-gedebug. 1,2,3…..SENIN..! π Iiih kok sama sih. Ibu nyontek saya ya π€
Berapa kali sih senin lewat kehidupan kita? Kenapa masih sama aja? Kacaunya, bad Moodnya, malesnya, bahkan ngamuknya π
Yes, bener banget, masih pengen males-malesan setelah akhir pekan. Masih kebawa suasana bermode libur. Plus rasa ridak bersyukur yang dominan π Maunya libur aja, tapi uang tetep masuk. Emang bisa ya gitu konsepnya..? Walah cuma mimpi ternyata π€
Bagaimana kalau kita coba mengubah kondisinya menjadi lebih baik. Walaupun besok bukan senin, yuk Kita mulai dengan :
- Persiapkan dari Malam.

Menyiapkan kebutuhan dari Malam hari, sudah terbukti efektif. Jika memungkinkan, sore adalah akhir dari pemenuhan agenda di hari libur. Ini kalau kita memulai hari setelah liburan ya. βΊοΈ
Namun, tidak ada ruginya jika diterapkan pada kegiatan sehari-hari. InsyaAllah menjadi kebiasaan baik. π
Kebutuhan setiap keluarga pasti berbeda antara satu sama lain. Namun, pada umumnya bisa kita siapkan :
- Baju yang akan dipakai besok.
- Pilihan menu dan bahan makanan untuk sarapan, Simpel namun tetap bergizi.
- Buku pelajaran atau tugas anak-anak.
- Cek List kegiatan apa saja yang akan diselesaikan besok.
- Pastikan kendaraan aman, baik kondisi pun bahan bakarnya.
- Bebersih area rumah sewajarnya. Pilih yang dianggap penting dalam kondisi bersih. Misalnya dapur dan ruang tamu. Supaya besok pagi tidak ada beban. ππ
Jangan lakukan semua persiapan sendirian. Berbagi tugaslah dan kerjakan bersama-sama. Kecuali untuk kebutuhan pribadi, sebaiknya dilakukan sendiri. Supaya lebih paham apa yang dibutuhkan. π
Semakin cepat diselesaikan, semakin cepat kita semua beristirahat. Begadang jangan begadang..!π€π
2. Bangun Lebih Awal.

Setel alarm sesuai kebutuhan. Dan jangan pernah skip kalau sudah berbunyi. Walau hanya tunda 5 menit. “Bangun tidur ku terus mandi..!” No no ya, bangun tidur berdoa, duduk, dan minum segelas air. Kemudian mandi, dan sholat. π
Minta sama Allah Mood yang baik. Terutama Ibu-ibu nih. Minta sabar yang luas. Pagi-pagi rawan kebawa emosi. Apalagi kalau laper π€π
Supaya terhindar dari hal semacam itu. Menciptakan ritual, halah kek apa aja ritual. Eeeemm menciptakan kebiasaan kecil yang menyenangkan patut dicoba. βΊοΈ
3. Kebiasaan Kecil yang menyenangkan.

Jangan remehkan kebiasaan positif walau kecil. Peribahasa tak pernah salah, “Sedikit demi sedikit. Lama-lama menjadi bukit.” π₯°
Menikmati minuman kesukaan. Umumnya sih teh panas, kopi panas, minuman herbal lainnya. Sendiri boleh, bareng pasangan boleh.πΉ
Berolahraga ringan, bisa menjalin Mood yang bagus. Selain itu menjaga kesehatan jasmani juga. Apakah masih ada yang pakai senam SKJ 98..? π
Mengambil waktu sendiri beberapa menit tanpa saling mengganggu juga boleh. Memberikan ruang pada pasangan dan diri kita.πΉ
Sejenak saling berpelukan dengan pasangan, saling memberi semangat untuk menjalani hari dengan lebih baik. Walah, ini mah bisa lebih dari pelukan. Loh ya ndak masalah dong, kan sama yang halal. Semoga Sakinah, Mawaddah, Warahmah, Aamiin π
Selanjutnya,
4. Jangan “Teriak”, “Marah”, dan “Ngomel” di pagi hari.

Sejujurnya, ini masih terus dilatih dan diupayakan tidak terjadi. Teriakan, marah dan ngomel ini kadang hadir dari hasil nyabar-nyabarinnya Ibu bangunin dan mengondisikan anak-anaknya. ππ
Belum lagi kalau partnernya tidak kooperatif πͺπ
Harapannya sih, setelah membangun kebiasaan positif dari malam. Tidak ada lagi adegan seperti ini. Pengen gitu, selalu cantik tanpa obat, eh tanpa teriak maksudnya. ππ

Ibu, memasaklah dengan tenang. Buatlah sarapan penuh cinta dan rasa yang nikmat. Walau cuma telur ceplok dan ubi kukus. π€€
Biarkan suami tercintamu membangunkan anak-anak. πβ
Atau suami yang bikin sarapan, panjenengan yang ngurus anak-anak. Bisa yuk bisa πβ
Mulai besok ga pake teriak dan ngomel ya..! Janji..? ya udah deh, diusahakan..! βοΈπ
Dan langkah terakhir mengupayakan Good Mood di pagi hari adalah,
5. Tetapkan Skala Prioritas.

Yes, skala prioritas. Kalau pagi, yang terpenting adalah sebelum berangkat semua. Dan Bisa berangkat tepat waktu. βΊοΈ
Sarapan β
Bekal sekolah dan kerja β
Tidak ada yang Bad Mood β
Tidak terlambat sampai tujuanβ
Perkara masih ada perabot kotor setelah sarapan mah, wolesin aja. Nanti dikerjain lagi. π
Belum nyuci, eh ada yang udah nyuci belum dijemur. Belum nyapu teras. Dan belum-belum yang lain, kumpulin dulu dalam satu “box”. Bismillah, yang fokus ya berkendaranya. Itu “box” nya dibuka lagi nanti. Jangan lupa mampir jajan ya, π₯°π
Apa bisa kita mulai malam ini usahanya…? Semangaaaat…!!! πΉβ€οΈ
