May9
Pada dasarnya tidak semua anak tunagrahita itu idiot. Klasifikasi anak tunagrahita terbagi menjadi tiga. Kelas yang paling berat inilah yang disebut idiot. Kelompok tunagrahita berat ini masih dikelompokkan dalam tunagrahita berat dan sangat berat. Bergantunpada skala intelegensi masing-masing.
Perawatan total menjadi kebutuhan utama untuk anak idiot. Seperti peraawatan diri. makan, mandi, bahkan dari ancaman bahaya. Hal ini berlaku seumur hidup. Mengenai psikologhi anak idiot, pada dasarnya mereka ikut melemah. Mereka tidak dapat menunjukkan dorongan emosi terhadap lingkungan sekitar. Hal inilah yang menyebabkan anak idiot tidak dapat menunjukkan rasa lapar atau haus serta dorongan untuk menghindari bahaya.
Perasaan senang, sedih, dan marah hampir tidak dapat diungkapkan dengan tanda-tanda yang spesifik. Mungkin, hanya orang-orang yang selalu menemani kesehariannya saja yang mampu mendeskripsikan emosi dan mengerti perlembangan psikologi si anak.
May8
Apakah ada obat khusus untuk anak tunagrahita (lemah mental)? Read the rest of this entry »
May6
Terpujilah wahai Engkau Ibu Bapak Guru
Nama mu akan selalu hidup dalam sanubariku
Semua baktim mu akan ku ukir di dalam hati ku
Sebagai prasasti terima kasihku tuk pengabdian mu
Engkau sebagai pelita dalam kegelapan
Engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan
Engkau patriot pahlawan bangsa
Tanpa tanda jasa……
lala mulis ini bukan sekedar iseng belaka,…tapi banyak adek-adek pelajar yang minta,..hehehe untung masih hafal,..semoga bermanfaat dan gada kekeliruan
May1
Selama ini ada beberapa guru yang saya favoritkan. Menurut saya mereka unik dengan segala metode dan media belajar yang diterapkan. Mengajarkan sesuatu pada anak didik bukanlah hal yang mudah. Meskipun terlihat biasa saja. Belum lagi kemampuan anak yang berbeda.
Media menjadi salah satu faktor penting dalam pembelajaran. Dengan media materi yang penuh dengan teori akan terasa ringan dilalui. Misalnya media pembelajaran dengan teknik permainan. Selain itu cara pemberian tugas akan menjadi tolok ukur berhasil atau tidaknya materi dicerna.
Ingat masa kuliah, salah satu dosen saya selalu memberikan tugas kuliah melalui blog. Jawaban semua mahasiswa harus diposting pada blog pribadi beliau. Dari pengalaman ini saya berpikir. “andai semua guru punya blog” yang akan terjadi adalah
- Guru tidak perlu repot membawa pulang LKS atau buku tugas yang berjumlah banyak.
- Semua portofolio siswa akan rapi tersimpan dalam bentuk file elektronik, tinggal mencetak jika dibutuhkan data tertulis.
- Selain mengajarkan siswa materi yang sesuai, dengan adanya blog maka siswa dipaksa untuk bisa mengoperasikan komputer dan internet (meminimalisasi gaptek).
- Mengajarkan siswa dan guru untuk terus mengikuti perkembangan teknologi.
Lebih kurang inilah yang terjadi jika semua guru terbuka dengan adanya teknologi internet sebagai media pembelajaran. Dengan demikian tidak hanya pelajaran yang sesuai kurikulum yang diajarkan, pengetahuan umum yang bermanfaat pun dapat diperoleh. Sedikit paksaaan memang, namun sekali dayung dua tiga pulau terlampaui.
April27
Ternyata punya suami seorang web developer banyak untungnya, selain selalu update semua hal yang berbau IT banyak pengalaman baru yang saya dapatkan. Proyek suami dengan teman-temannya kadang membuat saya berpikir. “apa-apaan to” tapi ternyata menghasilkan juga hehehe,…
Misalnya sama Arie Narendra bikin coloring pages yang ngasih fasilitas buat anak-anak kecil yang suka mewarnai. Belum lagi itgossips yang dibikin free blog. Sekarang ada lagi tanyakan dot com forum diskusi yang bisa jawab semua pertanyaan orang-orang tentang internet dan lain-lain. Tips berhenti merokok juga ada,…
kalau penasaran tanyakan dot com aja wkwkwk
April17
Lala sempet pensaran sama film Laskar Pelangi ini, maklum dah jarang nonton di 21 hehehe. Denger dari temen-temen sih tentang seorang guru yang luar biasa. Mengajar dengan hati dan tanpa pamrih. Waktu nonton sendiri luar biasa. Ternyata semangat guru yang seperti itu masih ada pada tokoh muslimah.
Masa sekarang masih ada ga ya ? aku sendiri belum pernah seikhlas muslimah
March23
Hingga saat ini pendapat masyarakat yang menyatakan semua anak tunagrahita adalah idiot masih belum bisa tergeser sepenuhnya. Pada kenyataannya anak tunagrahita tidak selalu idiot. Anak tunagrahita dapat diajak berkomunikasi layaknya anak normal. Memang cara berkomunikasi dengan mereka sedikit berbeda, karena keadaan mereka yang terbelakang mentalnya. Jika semua masyarakat tahu dan mengerti bagaimana cara yang tepat berkomunikasi. Pemikiran bahwa anak tunagrahita Idiot dan tidak mampu melakukan apapun akan bergeser.
Berkomunikasi dengan anak tunagrahita layaknya seni melukis. Sang elukis harus tahu kapan menggabungkan warna dan kapan harus menggoreskan efek bayangan pada gambarnya. Caranya :
- Tetap memandang si anak sebagai lawan bicara yang perlu dihormati.
- Menatap mata si anak, ketika ia sedang berbicara. Hal ini akan memberikan rasa bahwa apa yang dikatakannya mendapat perhatian.
- Jadilah pendengar yang baik dan aktif ketika si anak sedang bercerita, jangan sesekalli memotong pembicaraannya.
- Berubah menjadi penanya ketika ia selesai bercerita.
- Jangan bosan-bosan mengulangn pertanyaan yang kita lontarkan untuk mereka.
- Berbicaralah dengan perlahan namun jelas. Usahakan gerak bibir kita terbaca.
- Jangan pernah menghilangkan senyum manis kita ketika mendengar dan berbicara dengan mereka.
- Sesekali, berikan kontak fisik sewajarnya sebagai tanda akrab dan saling menerima.
- JIka pembicaraan sudah selesai, ajaklah mereka untuk ngobrol lagi lain kali.
- Masuki dunia mereka sebagai dunia yang unik dan asik.
10 cara berkominukasi tersebut sering saya gunakan ketika saya ngobrol dengan anak tetangga saya yang mengalami tunagahita ringan. Hasilnya, luarbiasa memudahkan. Bahkan anak tetangga saya mau menceritakan cowok yang disuka di sekolah
lucu banget. Kepercayaan mereka akan terbentuk dengan sendirinya ketika lawan bicaranya menunjukkan sikap nyaman dan aman.
March23
Sejak lahir, seorang anak langsung dihadapkan pada lingkungan yang akan menjadi tempat untuk tumbuh kembang. Baik secara fisik maupun mental. Lingkungan terkecil yang menyambut adalah keluarga, yang akan berkembang pada lingkungan lainnya yang lebih luas (tetangga, teman, bahkan masyarakat yang belum dikenal).
Diterimanya seorang anak dalam sebuah lingkungan, akan membawa dampak yang positif untuk perkembanngannya. Namun sebaliknya jika seorang anak tidak diterima oleh lingkungannya bisa jadi si anak akan membenci dan berpaling jauh dari lingkungannya itu. Mengambil satu contoh, betapa pentingnnya peran lingkungan untuk anak tunagrahita. Terutama sikap menerima apa adanya dari keluarga. Pengakuan keluarga merupakan hal penting, apalagi jika semua anggota kelluarga tidak malu mengajak si anak bertemu dengan masyarakat luar.
Keterbelakangan mental yang mereka miliki, tidak akan terasa jika orang di sekitar seperti tetangga pun ikut mengakui keberadaan mereka sebagai pribadi yang luar biasa dan patut dipercaya. Peran lingkkungan untuk anak tunagrahita akan membawa si anak pada rasa percaya diri. Tidak hanya itu si anak pun akan berani menunjukkan dirinya dengan apa adanya.
March14
Pernah mendengar istilah “tamu adalah raja” ? Apa yang tersirat dalam benak Anda ? Menghormati tamu sangat dianjurkan, apalagi tamu tersebut orang yang kita kenal dan sengaja berkunjung ke rumah dari jauh.
Sebagai tuan rumah yang baik, hendaknya menyediakan sesuatu yang bisa dinikmati oleh sang tamu. Misalnya tempat dan hidangan, sekalipun yang tersedia hanya selembar tikar dan segelas air putih. Memang akan terasa lebih menyenangkan lagi jika kita sebagai tuan rumah mampu menyediakan tempat singgah yang nyaman dan hidangan yang berlimpah. Namun hal itu jangan menjadi keterpaksaan, apa adanya saja lah.
Namun sebaliknya pernahkah, Anda sebagai tuan rumah merasa terganggu dengan kehadiran tamu ? meskipun yang berkunjung adalah teman baik Anda atau bahkan saudara Anda sendiri ?
Biasanya, tuan rumah yang terganggu dengan kehadiran tamu disebabkan oleh beberapa hal, misalnya :
- Tamu yang berkunjung tidak membaca situasi dan kondisi di lingkungan rumah Anda. (misalnya, bertamu ketika jam istirahat, baik siang maupun malam).
- Tamu Anda tidak menghargai waktu alias terlalu lama berada di rumah Anda sehingga menghambat aktivitas yang seharusnya Anda kerjakan.
- Tamu Anda terlalu sering berkunjung, meskipun silaturahim itu bagus, namun segala sesuatu yang berlebihan akan terasa tidak menguntungkan.
- Tamu Anda berlaku tidak sopan. Misal, bercanda berlebihan, memasuki area rumah yang termasuk area pribadi.
Poin di atas merupakan hal umum yang menyebabkan tuan rumah terganggu ketika kedatangan tamu. Tentunya masih banyak pengalaman lain yang menyebabkan Anda sebagai tuan rumah tidak berkenan. Karena itu etika bertamu harus diperhatikan.
February27
Terima kasih untuk semuanya, 26 Februari kemarin terasa istimewa, walaupun merasakan sakit tapi hari itu sungguh bahagia.
“selamat ulang tahun istriku,selamat ulang tahun anakku, selamat ulang tahun bunda”
